| Sumber : www.pexels.com |
Centang biru apaan sih? Biasanya ada pada akun-akun besar yang terverifikasi dan dianggap valid oleh penyedia sosial media. Gimana bisa dapat centang biru? Biasanya ada persyaratan khusus dari layanan sosial media tersebut, jika memenuhi persyaratannya, bisa diajukan untuk verifikasi.
Ketika penyedia sosial media menyatakan akun ini valid milik pemiliknya setelah verifikasi, akan diberikan logo centang biru, penanda akun asli seseorang tokoh, apapun itu.
Memang sudah menjadi haknya seorang pegiat media sosial ataupun tokoh masyarakat tertentu mendapatkan centang biru ini, tapi kita kembali lagi pada personal orangnya.
Bagaimanapun, seseorang yang sudah mendapatkan centang biru di media sosial, tetaplah manusia biasa. Mereka bisa saja melakukan kesalahan, bahkan menyimpang dari norma-norma yang ada. Itu memang di luar kendali kita, karena seorang pemilik akun media sosial sangat bebas mau ngapain aja di akunnya itu.
Yang menyedihkan, ternyata cukup banyak akun-akun centang biru yang dimiliki anak muda yang sebut saja masih kurang matang.
Biasanya kasus ini mereka punya kepentingan tertentu, seperti menjadi BUZZER, atau AFILIATOR aplikasi investasi bodong misalnya, bisa juga menunjukan ATTITUDE YANG TIDAK PANTAS seperti bangga sering TAWURAN, dan lain sebagainya.
Sebagai akun centang biru, yang tentu saja biasanya memiliki followers yang banyak, apapun yang mereka lakukan di akun sosial medianya akan menjadi panutan bagi followers fanatiknya, terlepas dari benar atau salah dari perilaku yang mereka contohkan.
Yang menyedihkan dari fenomena ini, kebanyakan dari mereka banyak yang mencontohkan perilaku negatifnya di sosial media, lalu followers mereka mengikutinya. Hasilnya? Tentu saja followers selalu disalahkan. Pemilik akunnya gimana? Mereka bilang "CUMA KONTEN".
Siapapun kita, jika nama kita sudah dikenal banyak orang, tentu saja kita akan menjadi panutan bagi orang-orang yang menganggap kita sebagai figur yang oke di mata mereka.
Gak semua orang punya kemampuan menyaring informasi apa yang seharusnya mereka dapatkan, kebanyakan asal terima aja, ya kan? Apalagi jika berasal dari figur yang mereka indolakan.
Alangkah baiknya, walaupun kita tidak terkenal pun seenggaknya kita wajib berbuat baik dan menjadi orang baik minimal untuk kebaikan diri kita sendiri. Kita sebagai manusia wajib terus belajar meningkatkan kualitas diri kita masing-masing.
Komentar
Posting Komentar